Senyum Juara dari Timur Jakarta: senyum SMPIA 22 Sentra Primer di FELKA 2026 Di SMPIA41 Summarecon Serpong, Tangerang, jumat – Sabtu: 17-18 April 2026

Oleh ; khozin, M.A ( kepsek SMPIA22 Sentra Primer )

Di bawah langit Summarecon yang sibuk, ribuan harapan dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul. Ada yang datang membawa mimpi, ada pula yang datang membawa doa. Namun, di antara gemuruh semangat itu, ada satu cerita yang lahir dari kegigihan hati para punggawa muda Sekolah Menengah Pertama Islam Al-Azhar 22 Sentra Primer.

Mereka datang bukan hanya sebagai peserta. Mereka datang sebagai pejuang ruhani yang membawa obor kebanggaan untuk sekolah dan keluarga.

Dalam cabang Al Azhar Seni Bela Diri (ASBD) putra, dentuman langkah dan pukulan ritmis mereka bukan sekadar suara. Ia adalah degup kencang hati seorang remaja yg masih berusia kelas 7 tingkat SMP, yang tak kenal lelah berlatih di sela-sela waktu, di lapangan sekolah yang kadang panas dan kadang hujan.

Alhamdulillah, langkah tegas itu mengantarkan MUHAMMAD RIGEL RAGNALA IRAWAN menjadi JUARA 1. Seluruh ruang di SMPIA 41 bergema, mengakui bahwa disiplin dan kebersamaan adalah nada paling heroik.

Lalu, di atas panggung mendongeng, seorang anak dengan mata berbinar berhasil merangkai kata-kata menjadi dunia. Setiap ekspresi, setiap intonasi, adalah jembatan yang mengantar pendengar terbang ke negeri imajinasi. Meski langit kompetisi begitu tinggi, murid atas nama KSATRIA AKMAL ZAIN ADINUGROHO membawa pulang
JUARA HARAPAN 1, itu adalah bukti bahwa cerita-cerita dari rumah dan sekolahnya layak didengar se-Indonesia.

Tak kalah mengharu biru, dalam lomba Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) putri, seorang hafidzah yg bernama JINAN RAUDHAH ANGGANA dengan suara lembut namun kokoh melantunkan ayat-ayat suci. Setiap huruf yang keluar dari lisannya adalah tetesan cinta kepada Al-Qur’an yang ia rawat sejak subuh. Alhamdulillah beliau membawa JUARA HARAPAN 1, namun di mata guru dan orang tuanya, ia tetaplah bintang yang cahayanya tak akan pernah redup. Sebab menjaga Kalam Allah di usia muda adalah kemenangan sejati.

Dan di penghujung gelora, sebuah melodi mengalun dari lantai panggung solo vocal. Suara seorang putri yang bernama FELICIA PUTRI WICAKSONO mengalun lembut namun menusuk kalbu. Ia bernyanyi bukan untuk piala, tapi untuk meluapkan rasa syukur dan cinta pada seni. Hasilnya, JUARA HARAPAN 2 pun menggantung di dadanya.

Tapi bagi kami, setiap nada yang ia ciptakan adalah mahakarya yang tak ternilai.

Ya, mungkin panggung FELKA tahun ini diadakan jauh dari Bekasi, di SMPIA 41 Summarecon Serpong. Namun jiwa juara SMP Islam Al-Azhar 22 Sentra Primer tak pernah mengenal jarak. Mereka buktikan bahwa dari sekolah yang sederhana namun penuh cinta, bisa lahir anak-anak yang mengharumkan nama SMP ISLAM Al-Azhar 22 di kancah nasional.

Selamat, para pahlawan kecil. Kalian telah menuliskan babak emas dalam buku sejarah sekolah ini. Bukan hanya karena piala dan piagam yang kalian bawa pulang, tetapi karena semangat kalian yang tak pernah padam. Teruslah berlari, teruslah berkarya. Karena sesungguhnya, prestasi terbesar bukanlah medali, melainkan perubahan yang kalian ciptakan dalam diri dan lingkungan kalian.

Alhamdulillah, kebanggaan untuk Al-Azhar 22, untuk keluarga, dan untuk Indonesia.

Postingan Terkait