Riset hingga Inovasi, Aksi Murid SMPIA 22 di KREASI 2026

Sentra Primer – Semangat melakukan riset dan menciptakan inovasi ditunjukkan oleh sejumlah murid SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer melalui keikutsertaan dalam Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2026. Dalam ajang tersebut, murid SMPIA 22 mengikuti kompetisi dengan menghadirkan penelitian dan gagasan inovatif dari berbagai bidang. 

Terdapat tiga kelompok yang mewakili SMPIA 22 dengan tema penelitian yang beragam, mulai dari pendidikan inklusif, teknologi Internet of Things (IoT), hingga inovasi biomedis. Keikutsertaan ini menjadi pengalaman berharga bagi murid untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian, bekerja sama dalam tim, sekaligus berani menyampaikan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan di sekitar mereka.

Penelitian Pendidikan Inklusif

Kelompok pertama terdiri dari Melody Kymi Aisyahra dan Kayla Zhafirah Saraswati dengan nomor kelompok PP-01-023. Keduanya mengangkat penelitian berjudul “Strategi Pembelajaran Inklusif di Sekolah Reguler dalam Mendorong Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus SMPN 99 Jakarta)”.

Penelitian tersebut berada pada subbidang Pendidikan, Psikologis, dan Kesehatan Mental (PP) dan telah mencapai jenjang semifinal. Melalui penelitian ini, Melody dan Kayla mengkaji bagaimana pembelajaran, peran guru, kerja kelompok, serta dukungan teman sebaya dapat mendorong interaksi sosial anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah reguler. Gagasan tersebut berangkat dari pemahaman bahwa pendidikan inklusif bukan sekadar belajar bersama, tetapi juga menciptakan lingkungan yang membuat setiap siswa merasa diterima dan mendapatkan dukungan.

Riset hingga Inovasi, Aksi Murid SMPIA 22 di KREASI 2026
Riset hingga Inovasi, Aksi Murid SMPIA 22 di KREASI 2026

PlantyGo, Menggabungkan Tanaman dan Teknologi

Kelompok kedua diwakili oleh Muhammad Faiq Izyanhasan dan Mumtaz Ghani El Aqiel dengan nomor kelompok MT-01-015. Keduanya mengembangkan PlantyGo: Pengembangan Purwarupa Sistem Gamifikasi Perawatan Tanaman Berbasis IoT dan Aplikasi Android untuk Meningkatkan Keterlibatan Remaja dalam Merawat Tanaman.

Penelitian ini masuk dalam subbidang Matematika, Fisika Terapan dan Teknologi Rekayasa untuk jenjang SMP. PlantyGo mencoba menjawab tantangan rendahnya ketertarikan remaja terhadap aktivitas merawat tanaman yang membutuhkan kesabaran dan perhatian dalam jangka panjang.

Dalam pengembangannya, tanaman dilengkapi sensor dan ESP32 untuk membaca kondisi tanaman. Data kemudian dikirimkan ke cloud database dan ditampilkan melalui aplikasi Android. Menariknya, aktivitas perawatan tanaman dikombinasikan dengan konsep permainan melalui sistem XP, Quest, Level, dan Achievement. Dalam uji coba terbatas kepada 10 siswa, PlantyGo menunjukkan tingkat keberhasilan sistem sebesar 92,86% dan memperoleh respons positif dari pengguna.

Riset hingga Inovasi, Aksi Murid SMPIA 22 di KREASI 2026
Riset hingga Inovasi, Aksi Murid SMPIA 22 di KREASI 2026

Inovasi Plester Cair Herbal

Kelompok ketiga terdiri dari Fadisya Neila Zahra dan Kamiliya Jahra dengan nomor kelompok FK-01-010. Keduanya menghadirkan penelitian berjudul “Plester Formulasi Cair Herbal (Aloe Vera-Binahong) sebagai Inovasi Pengganti Penutup Luka Superfisial dengan Aktivitas Antibakteri.”

Penelitian tersebut mengikuti bidang kompetisi MSTL, dengan subbidang FK — Biomedis, Farmasi, dan Gizi. Melalui penelitian ini, Fadisya dan Kamiliya mengangkat potensi formulasi berbahan aloe vera dan binahong sebagai inovasi penutup luka superfisial. Gagasan tersebut menunjukkan keberanian murid untuk mengeksplorasi isu di bidang kesehatan dan mengembangkannya menjadi sebuah penelitian.

Dari Ide Menjadi Karya

Keikutsertaan dalam KREASI 2026 memberikan kesempatan kepada murid SMPIA 22 untuk belajar melalui proses penelitian secara langsung. Ketiga kelompok membawa tema yang berbeda, tetapi memiliki semangat yang sama, yaitu mencari solusi melalui penelitian dan inovasi.

Pengalaman tersebut dapat membantu murid mengembangkan kemampuan critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. Murid belajar mengidentifikasi persoalan, menyusun gagasan, melakukan penelitian, bekerja sama, hingga mempresentasikan hasil pemikirannya. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi murid untuk menghadapi tantangan pendidikan dan perkembangan teknologi di masa depan.

Baca Juga: Segera Dibuka! PMB SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer Mulai 7 September 2026

Lingkungan Interaktif untuk Murid Berprestasi

Bagi SMPIA 22 Sentra Primer, kesempatan murid untuk mengikuti kompetisi riset menjadi bagian dari proses pembelajaran yang lebih luas. Lingkungan belajar yang nyaman, friendly, dan interaktif memberikan ruang bagi murid untuk mengeksplorasi ide dan mengembangkan potensinya.

Tidak hanya melalui pembelajaran di dalam kelas, murid juga mendapatkan pengalaman melalui kegiatan penelitian, kompetisi, organisasi, serta berbagai program pengembangan diri. Pendekatan tersebut mendorong murid untuk tidak takut mencoba hal baru dan berani mengembangkan gagasan yang mereka miliki.

Informasi & Pendaftaran (PMB)

Segera daftarkan putra-putri Ayah dan Bunda di SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer sekarang juga! Dapat dilakukan dengan kunjungan sekolah atau menghubungi kami melalui:

Postingan Terkait