
Jakarta – SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif melalui pembelajaran kolaboratif antar mata pelajaran. Salah satunya dilakukan melalui kolaborasi Bahasa Indonesia dan IPA dalam project pembuatan serta peluncuran roket air.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi murid untuk menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan praktik secara langsung. Tidak hanya memahami teori, murid juga diajak mengikuti prosedur, bekerja sama, mengamati proses, dan memahami prinsip sains di balik meluncurnya roket air.
Kolaborasi Bahasa Indonesia dan IPA
Belajar Teks Prosedur Melalui Praktik Langsung
Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, murid mempelajari materi teks prosedur. Materi tersebut kemudian diterapkan melalui project membuat dan mengoperasikan roket air. Guru Sains SMPIA 22 Sentra Primer, Maylinda Puspitasari, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan karya murid yang menggabungkan pembelajaran dari dua mata pelajaran.
“Kita ada peluncuran roket air, karya anak-anak, kolaborasi antara pelajaran Bahasa Indonesia dan IPA,” ujar Maylinda Puspitasari.
Melalui kegiatan ini, murid belajar memahami instruksi secara runtut. Setiap tahapan perlu dilakukan sesuai prosedur agar roket air dapat dibuat dan dioperasikan dengan tepat. Proses tersebut sekaligus melatih kemampuan murid dalam memahami informasi secara sistematis. Mereka tidak sekadar menghafal struktur teks prosedur, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana sebuah prosedur dapat menghasilkan suatu karya.

Menerapkan Prinsip Fisika dalam Peluncuran
Selain Bahasa Indonesia, project roket air juga menjadi media pembelajaran IPA. Murid diajak memahami prinsip fisika yang berperan dalam proses peluncuran roket. Beberapa konsep yang diamati berkaitan dengan tekanan udara, volume air, serta proses yang terjadi ketika roket mendapatkan tekanan hingga akhirnya dapat meluncur.
Dengan praktik langsung, konsep yang sebelumnya dipelajari secara teori menjadi lebih mudah diamati. Pembelajaran seperti ini mendorong murid untuk menghubungkan sebab dan akibat. Mereka dapat melihat bagaimana perubahan pada kondisi tertentu dapat memengaruhi proses peluncuran roket air.
Baca Juga: SALAM SMPIA 22 Sentra Primer, Perkuat Akhlak dan Kemandirian Murid
Membangun Pengalaman Belajar Kolaboratif dan Interaktif
Kegiatan roket air menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif. Murid terlibat langsung dalam proses, mulai dari mengikuti instruksi, menyiapkan karya, hingga mengamati hasil peluncuran. Pendekatan tersebut juga memberikan ruang bagi murid untuk berdiskusi dan bekerja sama.
Project roket air juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, komunikasi, ketelitian, dan kemampuan bekerja dalam tim. Guru berperan sebagai pendamping yang membantu murid memahami materi sekaligus mengarahkan proses pembelajaran agar tetap sesuai tujuan. Suasana friendly dan sekolah nyaman dapat mendukung murid untuk lebih aktif mengeksplorasi ide selama proses pembelajaran.

Yuk, Jadi Bagian SMPIA 22 Sentra Primer!
Pembelajaran kolaboratif menjadi salah satu cara SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan murid. Kegiatan belajar tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik yang bermakna.
Sebagai komitmen menjadi SMP Islam terbaik, SMPIA 22 Sentra Primer berupaya menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan interaktif, dengan tetap membangun lingkungan islami. Yuk, segera daftarkan putra-putri Ayah dan Bunda di SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer sekarang juga! Dapat dilakukan dengan kunjungan sekolah atau menghubungi kami melalui:
- Pendaftaran PMB: SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer
- Telepon: 0897-7277-022 (Whatsapp Sekolah)
- Sosial Media Resmi: Instagram | Youtube
- Alamat: 13, Gg. Sadar III No.14, RT.4/RW.8, Pulo Gebang, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13940.