
Sentra Primer – Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan remaja. Melalui media sosial, remaja dapat berkomunikasi, mendapatkan informasi, mengekspresikan diri, hingga menemukan berbagai pengetahuan baru. Namun, penggunaan media sosial juga membutuhkan kebijaksanaan.
Tanpa pemahaman yang baik, media sosial dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan mental maupun kehidupan sosial remaja. Menyadari pentingnya membekali murid dengan pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang sehat, SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer menggelar seminar untuk murid kelas 8 dengan tema “Medsos Sehat, Mental Kuat, Prestasi Hebat.”
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, bertempat di Aula SD Islam Al Azhar 19 Sentra Primer. Seminar dibawakan oleh Kak Purwa Abdillah dan diikuti oleh para murid dengan penuh antusias. Tak hanya menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber, para murid juga aktif mencatat berbagai informasi penting menggunakan Lembar Kerja Siswa atau LKS yang telah disediakan oleh sekolah. Melalui kegiatan ini, murid mendapatkan bekal untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga kesehatan mental, serta memahami bagaimana menciptakan ruang digital yang aman dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
Menggunakan Media Sosial dengan Bijak
Penggunaan media sosial yang bijak membutuhkan kesadaran mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di ruang digital. Remaja perlu memahami bahwa setiap unggahan, komentar, maupun interaksi di media sosial dapat memberikan dampak bagi diri sendiri dan orang lain.
Karena itu, kemampuan untuk berpikir sebelum mengunggah sesuatu menjadi salah satu kebiasaan penting yang perlu dibangun. Melalui seminar ini, murid diajak untuk memahami bahwa media sosial sebaiknya digunakan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat.
Menggunakan Media Sosial untuk Hal Positif
Media sosial juga dapat menjadi ruang untuk berkembang. Murid dapat memanfaatkannya untuk mencari informasi edukatif, mengikuti konten yang menginspirasi, belajar keterampilan baru, hingga membagikan karya dan prestasi. Ketika digunakan secara tepat, media sosial dapat menjadi sarana yang mendukung perkembangan diri. Hal inilah yang diharapkan dapat dipahami oleh murid melalui kegiatan seminar. Media sosial bukan sesuatu yang harus dijauhi, tetapi perlu digunakan dengan kesadaran dan tanggung jawab.

Menciptakan Ruang Aman di Dunia Digital
Salah satu pesan penting yang disampaikan Kak Purwa Abdillah adalah bagaimana menggunakan media sosial dengan aman, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk menciptakan ruang yang aman bagi pengguna lainnya. Dunia digital tetap merupakan bagian dari kehidupan sosial. Karena itu, etika dalam berkomunikasi tetap perlu diterapkan.
Murid diajak memahami pentingnya menjaga kata-kata ketika memberikan komentar, menghargai privasi orang lain, serta tidak menyebarkan informasi yang dapat merugikan pihak lain. Sikap saling menghargai tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat.
Berpikir Sebelum Membagikan Sesuatu
Sebelum mengunggah atau membagikan suatu informasi, pengguna media sosial perlu mempertimbangkan dampaknya. Apakah informasi tersebut benar? Apakah bermanfaat? Apakah dapat merugikan orang lain? Kebiasaan sederhana untuk berpikir sebelum membagikan sesuatu dapat membantu remaja menjadi pengguna media sosial yang lebih bertanggung jawab.
Baca Juga: Seminar Kelas 7: Panduan Remaja Membangun Harga Diri dan Orientasi Sehat
Murid Tidak Hanya Menjadi Pendengar
Seminar yang berlangsung di Aula SDIA 19 Sentra Primer ini dikemas dengan pendekatan yang interaktif. Selama kegiatan berlangsung, para murid tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh Kak Purwa Abdillah.
Selain menyimak, murid juga aktif mencatat materi yang disampaikan pada LKS yang telah disediakan sekolah. Kegiatan mencatat membantu murid mengingat kembali poin-poin penting yang mereka dapatkan selama seminar.
LKS juga dapat menjadi sarana bagi murid untuk melakukan refleksi terhadap kebiasaan mereka dalam menggunakan media sosial. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti ketika seminar selesai. Murid memiliki catatan yang dapat kembali dibaca dan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Bijak Bermedia Sosial dengan Nilai Kebaikan
Dalam lingkungan islami, murid dapat belajar bahwa penggunaan media sosial perlu dilandasi dengan nilai-nilai kebaikan. Sikap jujur, menjaga lisan, menghormati orang lain, dan menghindari perilaku yang merugikan menjadi nilai yang tetap relevan, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
Nilai-nilai tersebut menjadi bekal agar murid mampu menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab. Pendidikan seperti ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan SMP Islam terbaik, yaitu sekolah yang tidak hanya mempersiapkan murid untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga membekali mereka dengan karakter dan kecakapan hidup.
Informasi & Pendaftaran (PMB)
Segera daftarkan putra-putri Ayah dan Bunda di SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer sekarang juga! Dapat dilakukan dengan kunjungan sekolah atau menghubungi kami melalui:
- Pendaftaran PMB: SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer
- Telepon: 0897-7277-022 (Whatsapp Sekolah)
- Sosial Media Resmi: Instagram | Youtube
- Alamat: 13, Gg. Sadar III No.14, RT.4/RW.8, Pulo Gebang, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13940